
OKU Timur – Telah terjadi kecelakaan tunggal yang melibatkan Bus Putra Sulung pengantar calon jemaah haji dengan Nomor Polisi B 7050 WB di Jalan Raya Belitang BK 8, Kabupaten OKU Timur, 20 April 2026 pada pukul 14.15 WIB.
Berdasarkan informasi awal, kendaraan bus tersebut berjalan dari arah Gumawang menuju Buay Madang Timur. Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang berkonsentrasi saat berkendara, sehingga kendaraan keluar dari badan jalan sebelah kiri, lalu hilang kendali dan mengarah ke jalur kanan, yang mengakibatkan bus terguling di luar badan jalan sebelah kanan.
Akibat kejadian tersebut, dari total 31 penumpang, tercatat 8 orang mengalami luka-luka, dengan rincian 4 orang mengalami luka ringan, 2 orang mengalami luka berat, dan 2 orang mengalami patah tangan, sedangkan 23 penumpang lainnya tidak mengalami luka. Seluruh korban yang mengalami luka-luka dibawa ke RS Charitas Belitang, OKU Timur, untuk mendapatkan penanganan medis.
Penanggung Jawab Samsat OKU Timur 2, Ulung Purba, langsung mendatangi Lokasi kejadian sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas jalan, Jasa Raharja hadir dan bergerak cepat menindaklanjuti peristiwa tersebut. Petugas Jasa Raharja yang langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan pendataan awal korban serta memastikan proses penanganan berjalan cepat dan tepat.
Dalam penanganan kejadian ini, Jasa Raharja juga berkoordinasi dengan Unit Laka dan pihak rumah sakit guna mendukung proses pendataan korban serta penjaminan korban luka sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Selatan, Mulkan, melalui Kepala Cabang Baturaja, Renauld menyampaikan bahwa Jasa Raharja akan terus hadir secara aktif dalam setiap penanganan kecelakaan lalu lintas sebagai wujud kehadiran negara bagi masyarakat. “Jasa Raharja hadir sebagai bentuk perlindungan dasar negara kepada masyarakat korban kecelakaan lalu lintas. Petugas kami telah langsung mendatangi TKP, berkoordinasi dengan Unit Laka dan rumah sakit, serta melakukan pendataan korban agar proses penanganan dan penjaminan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Renauld.
Jasa Raharja menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut dan berharap seluruh korban luka dapat segera pulih. Masyarakat juga diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas, tidak menggunakan handphone saat berkendara, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, serta mematuhi seluruh peraturan lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan.
